Strukur Data

 Struktur Data

Struktur data adalah cara yang digunakan untuk menyimpan, mengambil dan mengolah suatu data. Dengan menggunakan struktur data, kita dapat memperoleh sebuah program yang lebih efisian, mudah, dan elegan. Selain itu juga data yang disimpan di komputer / database kita lebih mudah dan efisien dalam pengaksesan dan pemrosesan datanya.

Studi kasus :


Program diatas adalah program yang di lakukan untuk menghitung jumlah kemunculan angka 1 sampai 500 dalam sebuah file. program tersebut menghitung lebih dari 300 baris, kita bisa melihat output yang di tampilkan dari program diatas itu pasti benar (valid) walaupun tidak efisien, karena program nya sangat banyak(300 lines of code) dan sulit buat di pelihara.

solusi sederhana agar bisa lebih efisien, kita bisa menggunakan array yang terdiri dari 300 element. contohnya :





dengan menggunaan array tersebut, kita bisa lebih efisien dan simple dalam melakukan pembuatan & pemeliharaan data nya.

Macam - macam Operasi







Algoritma

Algoritma adalah deksripsi langkah - langkah penelesaian suatu masalah yang tersusun secara logis dan terstruktur. Suatu data perlu di strukturkan agar dapat memperoleh algoritma yang sederhana / atau berkinerja unggul, algoritma tidak dapat dipisahkan dengan struktur data yang dipilih dalam memperesentasikan persoalan, selain itu juga, algoritma dirancang untuk menyelesaikan suatu persoalan spesifik dengan usaha paling minimal atau simple. semakin simple suatu algotitma, maka semakin bagus juga algoritma nya.

Ciri - Ciri Algoritma

  • Input: masukan, terdapat nol masukan atau lebih yang diberikan.
  • Output: keluaran, sedikitnya terdapat satu keluaran yang dihasilkan
  • Definite: jelas, harus secara sempurna menyatakan apa yang dilakukan.
  • Effective: setiap instruksi harus dapat dilakukan secara manual selama sejumlah waktu yang berhingga.
  • Terminate: berakhir, harus berhenti setelah sejumlah operasi.

Ekspresi Algoritma

    Tiga alternatif yang paling sering digunakan, yaitu:

  • Bahasa alami (seperti bahasa Indonesia, bahasa Inggris).
  • Pseudocode, atau.
  • Bahasa pemrograman.Data

Data

Data adalah informasi yang sering kita jumpai, yang menggambarkan entitas baik fisik atau tidak dari sesuatu objek contohnya seperti:

  • NIM
  • Nama
  • Alamat
  • Tanggal Lahir

Pemrograman.

    Contoh dasar pemrograman yang baik :

1. Analisis dan spesifikasi masalah.

Yang pertama, program harus dianalisis dan di rumuskan dengan spesifikasi lengkap, persis,  jelas, tidak dan tidak  ambigu

2. Perancangan sistem.

    • Kriteria perancangan yang baik yang harus dicapai misalnya kejelasan (clarity), guna ulang (reusability), keterbacaan (readibility), dan sebagainya.
    • Kriteria-kriteria yang bertentangan harus dikompromikan sehingga memperoleh kinerja/ kualitas sistem yang optimal berdasarkan waktu, biaya, dan usaha yang dilakukan.

3. Pengkodean atau pemrograman, serta integrasi.

 

  Proses mempersiapkan program tidak hanya menguntungkan secara ekonomi dan ilmiah tapi juga merupakan pengalaman estetika yang mengasyikkan.

4. Verifikasi dan Validasi

    • Program yang telah dihasilkan harus diperiksa terhadap pemenuhan spesifikas
    • Pengujian sebanyak mungkin ditujukan untuk menemukan cacat di program

     5.Pemeliharaan Sistem

    • Program harus selalu dikelola agar dapat berevolusi mengikuti perubahan lingkungan dimana program bekerja.

Komentar